
Pernah nggak,kamu membayangkan jalan-jalan diatas gletser dengan suhu 50 derajat Celcius dibawah nol? apa yang akan terjadi pada kamu? tentu seluruh tubuh kamu menggigil kedinginan. Gigi kamu gemertak,dan setelah itu kamu akan sakit meskipun sudah menggunakan jacket yang sangat tebal.
Didunia,ada tempat yang dinginnya bisa mencapai 50 derajat Celcius dibawah nol yaitu daerah kutub. Kamu tahu kan,hewan apa yang tinggal disana? ya..penguin. Tapi apa sich,keistimewaan si penguin sehingga bisa ''tenang-tenang'' aja mondar-mandir diatas gletser?
''Allah,sang Maha Pencipta telah memberikan lapisan lemak yang sangat tebal disekujur tubuh si penguin lapisan lemak tersebut mencegah para penguin dari kedinginan yang amat sangat dan berfungsi juga sebagai bulu pelindung tubuh. Lalu bagaimana dengan bayi penguin?
Sebelumnya,ada hal yang menarik dari cara berkembangbiak penguin. Penguin termasuk hewan yang berkembangbiak dengan cara bertelur. Setiap kali bertelur, induk betinanya hanya mengeluarkan satu telur,dan telur itu akan dierami oleh induk jantan. Sang ''calon ayah''ini membutuhkan waktu 4 bulan untuk menggerami telur itu.
Ketika cuaca dikutub ini sangat dingin tak tertahankan,semua penguin jantan yang sedang mengerami telur bergerombol. Telur-telur itu tetap disimpan dikaki mereka agar tetap hangat. Para penguin saling berdekatan dan membentuk lingkaran. Didalam lingkaran itulah mereka saling menghangatkan.
Setelah penguin jantan mengerami telur tersebut,penguin betina kemudian mengembara untuk mencari makanan ketempat yang sangat jauh. Begitu telur menetas, penguin betina kembali dari perburuan dan memberikan mkanan kepada anaknya yang baru menetas. Dia memberikan makanan yang disimpan dikerongkongannya. Nah,untuk menjaga agar bayi penguin tidak kedinginan,ibu dan ayah penguin membawanya diantara kaki mereka dan menjaga si penguin kecil tetap hangat dengan bulu perut mereka. Subhanallah!!!
